Sedang mencari Fantech Keyboard Terbaik untuk gaming, bekerja, kuliah, atau sekadar membuat setup meja terlihat makin keren?
Jangan buru-buru memilih hanya karena RGB-nya menyala seperti lampu diskotek. Keyboard yang bagus harus cocok dengan cara kamu bermain dan mengetik.
Keyboard sekarang bukan lagi sekadar alat untuk memasukkan huruf ke komputer.
Buat gamer, keyboard adalah bagian dari kontrol utama.
Buat content writer, programmer, mahasiswa, atau pekerja kantoran, keyboard adalah perangkat yang disentuh selama berjam-jam setiap hari.
Karena itu, memilih keyboard Fantech terbaik bukan cuma soal harga.
Ada layout, jenis switch, polling rate, konektivitas, hot-swappable, keycap, software, hingga kenyamanan mengetik yang perlu diperhatikan.
Fantech sendiri memiliki lini keyboard yang cukup luas. Di katalog resminya, tersedia berbagai format mulai dari 60%, 65%, 75%, TKL, sampai full-size.
Pilihannya juga mencakup keyboard wired, wireless, tri-mode, hot-swappable, QMK/VIA, hingga keyboard dengan magnetic switch dan polling rate 8.000 Hz.
Jadi, mana yang paling menarik?
Berikut Fantech Keyboard Terbaik yang layak dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan dan karakter pengguna.
Fantech Keyboard Terbaik: 10 Rekomendasi untuk Gaming dan Mengetik yang Layak Dipertimbangkan
Berikut ini fantech keyboard terbaik untuk gaming dan mengetik yang layak dipertimbangkan
Baca Juga: Fantech WGP13S: Review Gamepad Wireless untuk PC
1. Fantech MK811 ATOM HE68, Pilihan Menarik untuk Gamer Kompetitif
Kalau prioritas utamamu adalah gaming kompetitif dan respons input secepat mungkin, Fantech MK811 ATOM HE68 langsung masuk daftar yang menarik.
Berikut tabel spesifikasi Fantech MK811 ATOM HE68:
|
Aspek |
Detail |
Keterangan |
|---|---|---|
|
Model |
Fantech MK811 ATOM HE68 |
Keyboard gaming kompetitif |
|
Layout |
68 keys |
Compact, lebih hemat ruang di meja |
|
Jenis Switch |
Magnetic Switch |
Menggunakan teknologi sensor untuk membaca posisi tombol |
|
Tipe Switch |
Magnetic Emerald Soft Linear Switch |
Karakter linear |
|
Akurasi Switch |
Hingga 0,01 mm |
Menawarkan pembacaan input yang sangat presisi |
|
Polling Rate |
Hingga 8.000 Hz |
Input dilaporkan hingga 8.000 kali per detik |
|
Anti-Ghosting |
Full-Key Anti-Ghosting |
Mendukung penekanan banyak tombol secara bersamaan |
|
Onboard Memory |
Ya |
Profil/pengaturan tertentu dapat disimpan di keyboard |
|
Koneksi |
Wired |
Tidak mendukung wireless |
|
Interface |
USB-C |
Kabel dapat dilepas |
|
Panjang Kabel |
1,6 meter |
Nylon braided cable |
|
Driver |
Web-Based Driver |
Kustomisasi melalui browser |
|
Hot-Swappable |
Ya |
Memudahkan modifikasi switch |
|
Fitur Input |
SOCD, DKS, MT, TGL |
Fitur untuk pengolahan input tingkat lanjut |
|
Keycap |
ABS Double-Shot |
Diklaim tahan hingga 100 juta penekanan |
|
Stabilisator |
Aluminium alloy |
Membantu menjaga kestabilan tombol |
|
Warna |
Black & White |
Tersedia dua pilihan warna |
|
Harga kisaran |
Rp1 jutaan |
– |
Cocok untuk:
- Gamer FPS kompetitif.
- Pengguna yang mengejar input cepat.
- Pemain yang menyukai keyboard compact.
- Pengguna yang tertarik mencoba magnetic switch.
- Gamer yang tidak membutuhkan wireless.
Kurang ideal untuk:
- Orang yang membutuhkan numpad.
- Pengguna yang lebih mengutamakan koneksi wireless.
- Pengguna yang tidak membutuhkan fitur gaming berkecepatan tinggi.
Kalau kamu memainkan game kompetitif dan ingin mencoba teknologi magnetic switch tanpa langsung masuk ke kelas harga super premium, MK811 merupakan salah satu opsi yang patut dilihat.

2. Fantech MAXFIT8 MK921, Fleksibel dengan QMK/VIA dan Tri-Mode
Kalau MK811 lebih menonjolkan kecepatan input, Fantech MAXFIT8 MK921 bermain di area yang berbeda yaitu fleksibilitas.
Berikut tabel Spesifikasi dan Fitur Fantech MAXFIT8 MK921
|
Aspek |
Detail |
Penjelasan |
|---|---|---|
|
Model |
Fantech MAXFIT8 MK921 |
Keyboard mekanikal wireless dengan fokus fleksibilitas |
|
Layout |
80 keys |
Mempertahankan function row dan arrow keys dalam bodi yang relatif compact |
|
Konektivitas |
Tri-Mode |
Wired, 2.4GHz Wireless, dan Bluetooth |
|
Wireless 2.4GHz |
StrikeSpeed Wireless |
Cocok untuk gaming ketika menginginkan koneksi nirkabel |
|
Bluetooth |
Bluetooth 5.3 |
Praktis untuk laptop, tablet, dan perangkat lain |
|
Baterai |
4.000 mAh |
Kapasitas cukup besar untuk keyboard wireless |
|
Battery Life LED Off |
Hingga 250 jam |
Klaim daya tahan ketika pencahayaan dimatikan |
|
Battery Life LED On |
Hingga 20 jam |
Daya tahan lebih pendek ketika RGB/ARGB aktif |
|
Waktu Pengisian |
± 7 jam |
Waktu pengisian yang tercantum Fantech |
|
Pencahayaan |
RGB/ARGB, 46 mode |
Banyak pilihan efek pencahayaan |
|
QMK/VIA |
Ya |
Memungkinkan kustomisasi fungsi dan pemetaan tombol |
|
Hot-Swappable |
Ya |
Switch dapat diganti tanpa harus melakukan solder |
|
Mounting |
Gasket Mount |
Dirancang memberikan rasa mengetik yang lebih empuk dan nyaman |
|
Switch Orientation |
South-Facing |
Posisi switch menghadap selatan |
|
Anti-Ghosting |
Full-Key |
Semua tombol mendukung anti-ghosting |
|
Keycap |
TBT Dye-Sub, Cherry Profile |
Karakter dibuat dengan teknik dye-sublimation |
|
Rotary Encoder |
Ya |
Dapat digunakan untuk kontrol volume, pencahayaan, dan fungsi lainnya |
|
Dongle Storage |
Ya |
Ada slot khusus untuk menyimpan dongle wireless |
|
Kaki Keyboard |
Adjustable Feet |
Tersedia dua tingkat kemiringan |
|
Interface |
USB-C |
Digunakan untuk koneksi kabel dan pengisian |
|
Kabel |
1,6 meter, nylon braided |
Kabel USB-C dengan lapisan braided |
|
Ukuran |
323 × 147 × 46 mm |
Dimensi keyboard |
|
Kompatibilitas |
Windows 7+, macOS 10.11+ |
Mendukung penggunaan PC dan Mac |
|
Harga kisaran |
Rp 1 jutaan |
– |
Cocok untuk:
- Gamer yang membutuhkan wireless.
- Content creator.
- Programmer.
- Pengguna multi-device.
- Penggemar mechanical keyboard yang suka kustomisasi.
Jika kamu ingin satu keyboard yang bisa dibawa ke berbagai perangkat tanpa kehilangan fleksibilitas, MK921 adalah salah satu Fantech Keyboard Terbaik dalam daftar ini.

3. Fantech MAXFIT81 VIBE EDITION MK910, Sweet Spot untuk Gaming dan Mengetik
Buat pengguna yang merasa keyboard 60% terlalu kecil tetapi full-size terlalu besar, layout 75% bisa menjadi titik tengah yang sangat nyaman.
Di sinilah Fantech MAXFIT81 VIBE EDITION MK910 menarik perhatian.
Berikut tabel spesifikasi Fantech MAXFIT81 VIBE EDITION MK910:
|
Aspek |
Detail |
Penjelasan |
|---|---|---|
|
Model |
Fantech MAXFIT81 VIBE EDITION MK910 |
Keyboard mechanical dengan fokus gaming dan mengetik |
|
Layout |
75% |
Lebih compact dari full-size tetapi tetap mempertahankan tombol fungsi dan navigasi |
|
Jumlah Tombol |
81 keys + rotary encoder |
Rotary encoder dapat digunakan sebagai kontrol tambahan |
|
Konektivitas |
Tri-mode |
Wired, 2.4GHz wireless, dan Bluetooth |
|
Switch |
Gateron Pro V2 / Maxfit Switch |
Tersedia beberapa karakter switch |
|
Pilihan Switch |
Maxfit Milky Red, Maxfit Milky Brown, Gateron Pro V2 Blue, Gateron Pro V2 Yellow |
Linear, tactile, dan clicky tersedia tergantung varian |
|
Hot-Swappable |
Ya |
Switch dapat diganti tanpa solder |
|
Masa Pakai Switch |
Hingga 60 juta keystroke |
Klaim daya tahan switch |
|
Mounting |
Gasket Mount |
Memberikan karakter typing yang lebih fleksibel dan empuk |
|
Keycap |
PBT Dye-Sub |
Lebih tahan terhadap penggunaan harian dibanding keycap yang mudah mengilap |
|
Polling Rate |
1.000 Hz |
Memadai untuk penggunaan gaming umum |
|
Anti-Ghosting |
Full-Key Anti-Ghosting |
Mendukung penekanan banyak tombol secara bersamaan |
|
RGB |
22 mode |
Berbagai pilihan efek pencahayaan |
|
Rotary Encoder |
Ya |
Kontrol tambahan yang praktis untuk volume atau fungsi lain |
|
Wrist Rest |
Tidak tersedia |
Keyboard dijual tanpa wrist rest |
|
Material Top |
ABS Plastic |
Material bagian atas keyboard |
|
Konstruksi |
ABS Plastic |
Konstruksi utama keyboard |
|
Kabel |
USB-C, 1,5 meter |
Digunakan untuk koneksi wired |
|
Berat |
1.018 gram |
Relatif solid untuk keyboard 75% |
|
Dimensi |
303,2 × 104,3 × 45 mm |
Bodi compact |
|
Harga kisaran |
Rp1 jutaan |
– |
Cocok untuk:
- Gaming dan mengetik.
- Pengguna yang menyukai layout 75%.
- Pengguna yang ingin tri-mode.
- Penggemar mechanical keyboard.
- Pengguna yang tertarik gasket mount.
Menurut karakter fiturnya, MK910 merupakan pilihan yang cukup seimbang. Tidak terlalu ekstrem ke gaming, tetapi juga tidak mengorbankan fitur gaming demi kenyamanan mengetik.

4. Fantech MAXFIT70 MK911, Compact, Wireless, dan Tetap Serius untuk Gaming
Jika 75% masih terasa terlalu besar, Fantech MAXFIT70 MK911 menawarkan format yang lebih ringkas.
Berikut tabel spesifikasi Fantech MAXFIT70 MK911:
|
Aspek |
Detail |
Keterangan |
|---|---|---|
|
Model |
Fantech MAXFIT70 MK911 |
Keyboard mechanical gaming compact |
|
Layout |
65% |
Lebih ringkas dan memberikan ruang mouse lebih luas |
|
Jumlah Tombol |
70 keys |
Sedikit lebih banyak dari layout 65% standar |
|
Konektivitas |
Tri-mode |
Wired, 2.4GHz wireless, dan Bluetooth |
|
Wireless 2.4GHz |
Ya |
Ditujukan untuk gaming wireless dengan respons cepat |
|
Bluetooth |
Ya |
Cocok untuk laptop, tablet, dan perangkat lain |
|
Wired |
USB-C |
Bisa digunakan dalam mode kabel |
|
Switch |
Maxfit Switch |
Switch mechanical bawaan Fantech |
|
Pilihan Switch |
Milky Brown / Yellow |
Tersedia tergantung varian |
|
Hot-Swap |
Ya |
Switch dapat diganti tanpa solder |
|
Masa Pakai Switch |
Hingga 60 juta keystroke |
Klaim umur switch |
|
Polling Rate |
1.000 Hz |
Memadai untuk gaming umum |
|
Anti-Ghosting |
Full-Key |
Mendukung penekanan banyak tombol secara bersamaan |
|
Keycap |
Double-Shot PBT |
Lebih tahan terhadap penggunaan jangka panjang |
|
RGB |
22 mode |
Berbagai efek pencahayaan |
|
Material Top |
ABS Plastic |
Material bagian atas keyboard |
|
Konstruksi |
ABS Plastic |
Konstruksi utama keyboard |
|
Wrist Rest |
Tidak ada |
Keyboard dijual tanpa wrist rest |
|
Berat |
563 gram |
Relatif ringan untuk keyboard wireless |
|
Dimensi |
345 × 116 × 40 mm |
Bodi compact |
|
Kabel |
1,5 meter |
Kabel koneksi/pengisian |
|
Harga kisaran |
Rp1 jutaan |
– |
Cocok untuk:
- Gamer FPS.
- Pengguna dengan meja kecil.
- Setup wireless.
- Pengguna yang menyukai keyboard compact.
- Orang yang sering berpindah antara gaming dan produktivitas.
Kalau kamu suka meja yang bersih, kabel minim, dan ruang mouse luas, keyboard 65% seperti MAXFIT70 bisa terasa jauh lebih menyenangkan daripada keyboard full-size.

5. Fantech MAXFIT108 MK855, Pilihan Full-Size untuk Produktivitas
Tidak semua orang cocok dengan keyboard compact.
Ada pengguna yang justru akan stres kalau kehilangan numpad.
Akuntan, admin, programmer tertentu, analis data, pekerja kantor, hingga pengguna yang sering memasukkan angka mungkin lebih nyaman dengan layout full-size.
Untuk kebutuhan seperti itu, Fantech MAXFIT108 MK855 layak dipertimbangkan.
Berikut tabel spesifikasi Fantech MAXFIT108 MK855:
|
Aspek |
Detail |
Keterangan |
|---|---|---|
|
Model |
Fantech MAXFIT108 MK855 |
Keyboard mechanical full-size |
|
Layout |
Full-size |
Mempertahankan seluruh tombol utama dan numpad |
|
Jumlah Tombol |
108 keys |
Termasuk numpad |
|
Numpad |
Ya |
Cocok untuk input angka dan pekerjaan administratif |
|
Tombol Media |
4 tombol khusus |
Memudahkan kontrol musik dan volume |
|
Rotary Knob |
Ya |
Dapat digunakan untuk mengatur volume atau tingkat pencahayaan RGB |
|
Switch |
Mechanical |
Menggunakan switch mekanikal |
|
Hot-Swappable |
Ya |
Switch dapat diganti tanpa solder |
|
Dukungan Switch |
5-pin |
Memberikan pilihan switch yang lebih luas untuk modifikasi |
|
RGB |
Per-key RGB + side RGB |
Pencahayaan tersedia di setiap tombol dan panel samping |
|
Wrist Rest |
Ya, detachable |
Dapat dilepas-pasang sesuai kebutuhan |
|
Fokus |
Gaming + produktivitas |
Dirancang untuk penggunaan serbaguna |
|
Harga kisaran |
Rp1 jutaan |
– |
Cocok untuk:
- Pekerja kantoran.
- Pengguna Excel.
- Programmer tertentu.
- Gamer yang tetap membutuhkan numpad.
- Pengguna yang menyukai keyboard besar.
Kalau kamu tidak pernah menggunakan numpad, keyboard compact memang lebih menarik.
Tetapi kalau numpad adalah bagian dari pekerjaan sehari-hari, jangan mengorbankannya hanya demi meja terlihat lebih minimalis.

6. Fantech MAXFIT61 FROST WIRELESS, Untuk Setup Minimalis dan Estetik
Kalau ada satu keyboard yang cukup mudah mencuri perhatian dari sisi tampilan, Fantech MAXFIT61 Frost Wireless adalah salah satunya.
Berikut tabel spesifikasi Fantech MAXFIT61 FROST Wireless:
|
Aspek |
Detail |
Keterangan |
|---|---|---|
|
Model |
Fantech MAXFIT61 FROST Wireless |
Keyboard mechanical compact |
|
Layout |
60% |
Sangat ringkas dan menghemat ruang meja |
|
Konektivitas |
Tri-mode |
Wired, 2.4GHz wireless, dan Bluetooth |
|
Wireless 2.4GHz |
Ya |
Cocok untuk penggunaan wireless dan gaming |
|
Bluetooth |
Ya |
Memudahkan koneksi ke laptop dan perangkat lain |
|
Hot-Swap |
Ya |
Switch dapat diganti tanpa solder |
|
Dukungan Switch |
3-pin / 5-pin |
Memberikan fleksibilitas dalam memilih switch |
|
Case |
Polikarbonat transparan |
Menjadi ciri khas desain Frost |
|
RGB |
South-facing RGB |
Pencahayaan diarahkan ke sisi selatan switch |
|
Keycap |
Mechanical gaming keyboard |
Fokus pada desain transparan dan RGB |
|
Fokus desain |
Minimalis & estetik |
Case transparan membuat efek RGB lebih menonjol |
|
Harga saat pencarian |
Rp569.000 |
Harga promo di Fantech Indonesia |
|
Harga kisaran |
Rp1 jutaan |
– |
Cocok untuk:
- Gamer dengan meja kecil.
- Pengguna yang menyukai desain transparan.
- Penggemar RGB.
- Pengguna wireless.
- Pemula yang ingin mencoba keyboard hot-swappable.
Satu catatan: layout 60% memang ringkas, tetapi pengguna baru mungkin perlu beradaptasi dengan hilangnya dedicated arrow keys dan function row.
Kalau kamu terbiasa menggunakan keyboard full-size, jangan kaget ketika tombol tertentu terasa “menghilang”.
Mereka tidak hilang, mereka hanya pindah ke layer Fn.

7. Fantech SUPER MAXFIT AIR, Untuk Pengguna yang Menyukai Low-Profile
Tidak semua orang menyukai keyboard mekanikal yang tinggi.
Ada pengguna yang lebih nyaman dengan keyboard tipis dan posisi jari yang terasa lebih dekat ke meja.
Untuk kelompok ini, Fantech SUPER MAXFIT AIR bisa menjadi pilihan menarik.
Berikut spesifikasi Fantech SUPER MAXFIT AIR:
|
Aspek |
Detail |
Keterangan |
|---|---|---|
|
Model |
Fantech SUPER MAXFIT AIR |
Mechanical keyboard low-profile |
|
Layout |
83 keys / 99 keys |
Tersedia dua pilihan ukuran |
|
Layout 83 |
75% |
Compact dengan function row dan tombol navigasi |
|
Layout 99 |
95% |
Lebih lengkap, termasuk numpad |
|
Jenis Switch |
Low-profile mechanical |
Desain tombol lebih tipis dari mechanical konvensional |
|
Pilihan Switch |
Red / Brown |
Red linear, Brown tactile |
|
Konektivitas |
Tri-mode |
Wired, 2.4GHz wireless, Bluetooth |
|
Bluetooth |
Bluetooth 5.0 |
Mendukung koneksi ke perangkat Bluetooth |
|
Multi-device |
Hingga 5 perangkat |
Fantech menyebut keyboard dapat terhubung ke hingga lima perangkat |
|
Baterai |
2.500 mAh |
Kapasitas baterai internal |
|
Battery Life LED Off |
Hingga 400 jam |
Klaim Fantech |
|
Battery Life LED On |
Hingga 90 jam |
Klaim Fantech |
|
Waktu Pengisian |
± 2 jam |
Relatif singkat untuk keyboard wireless |
|
Pencahayaan |
RGB 13 mode |
Berbagai efek pencahayaan |
|
Frame |
Aluminium |
Memberikan struktur yang lebih kokoh dan premium |
|
Desain |
Ultra-thin / low-profile |
Cocok untuk pengguna yang menyukai keyboard tipis |
|
Interface |
USB-C |
Untuk mode wired dan pengisian |
|
Kompatibilitas |
Windows & macOS |
Bisa digunakan pada kedua platform |
|
Keycap |
PBT Double-Shot + Dye-Sub accent keys |
Tergantung varian |
|
Harga kisaran |
Rp2 jutaan |
– |
Cocok untuk:
- Pengguna laptop yang ingin pindah ke mechanical keyboard.
- Pekerja yang mengetik lama.
- Gamer yang menyukai keyboard tipis.
- Setup minimalis.
- Pengguna yang tidak menyukai keyboard terlalu tinggi.
Kalau kamu sering mengetik artikel panjang, laporan, atau kode, faktor kenyamanan menjadi sangat penting.
Keyboard bukan cuma tentang seberapa cepat tombol merespons.
Yang lebih penting adalah apakah tanganmu tetap nyaman setelah mengetik selama dua atau tiga jam.

8. Fantech MAXFIT6 QMK VIA, Untuk Power User dan Penggemar Kustomisasi
Kalau kamu sudah mulai masuk ke dunia keyboard custom, Fantech MAXFIT6 QMK VIA patut masuk radar.
Berikut tabel Spesifikasi Fantech MAXFIT6 QMK VIA:
|
Aspek |
Detail |
Keterangan |
|---|---|---|
|
Model |
Fantech MAXFIT6 QMK VIA |
Keyboard mechanical untuk power user dan enthusiast |
|
Layout |
Compact, 66 keys |
Menghemat ruang tetapi tetap menyediakan tombol penting |
|
Jumlah Tombol |
66 keys |
Lebih compact dibanding keyboard 75% atau TKL |
|
QMK |
Ya |
Firmware open-source untuk pemrograman keyboard |
|
VIA |
Ya |
Memudahkan remapping tombol melalui konfigurator |
|
Custom Keymap |
Ya |
Tombol dapat diprogram ulang sesuai kebutuhan |
|
Layer |
Ya |
Memungkinkan fungsi berbeda pada layer berbeda |
|
Macro |
Ya |
Dapat membuat kombinasi perintah sesuai workflow |
|
Konektivitas |
Tri-mode |
Bluetooth, wired, dan StrikeSpeed Wireless |
|
Bluetooth |
Bluetooth 5.0 |
Untuk koneksi ke perangkat Bluetooth |
|
2.4GHz Wireless |
StrikeSpeed Wireless |
Koneksi wireless yang ditujukan untuk penggunaan responsif |
|
Wired |
USB-C |
Bisa digunakan dalam mode kabel |
|
Baterai |
3.000 mAh |
Kapasitas baterai internal |
|
Battery Life LED Off |
Hingga 200 jam |
Klaim Fantech |
|
Battery Life LED On |
Hingga 20 jam |
Klaim Fantech |
|
Waktu Pengisian |
± 6 jam |
Waktu charging yang tercantum Fantech |
|
Lighting |
46 mode |
Berbagai efek pencahayaan |
|
Switch |
Mechanical |
Tersedia varian White Switch Soft Linear dan Brown Switch Tactile |
|
Interface |
USB-C |
Untuk koneksi wired dan charging |
|
Kabel |
1,6 m nylon braided |
Kabel dengan lapisan braided |
|
Berat |
608 ± 5 gram |
Relatif ringan untuk keyboard wireless |
|
Dimensi |
321 × 114 × 43,5 mm |
Bodi compact |
|
Harga kisaran |
Rp2 jutaan |
– |
Cocok untuk:
- Programmer.
- Content creator.
- Power user.
- Penggemar keyboard custom.
- Gamer yang membutuhkan shortcut khusus.
Kalau kamu hanya ingin mengetik dan bermain game tanpa mengutak-atik konfigurasi, keyboard ini mungkin terasa berlebihan.
Tapi kalau kamu tipe orang yang berpikir, “Bisa diprogram nggak?” sebelum membeli keyboard, MAXFIT6 jelas lebih menarik.

9. Fantech ATOM MIZU Series, Kandidat Budget Terbaik untuk Mechanical Keyboard
Sekarang masuk ke pilihan yang lebih ramah kantong.
Fantech ATOM MIZU Series tersedia dalam beberapa ukuran, yaitu ATOM63 MK874V2, ATOM81 MK875V2, dan ATOM96 MK890V2.
Berikut tabel Fantech ATOM MIZU Series:
|
Aspek |
Detail |
Keterangan |
|---|---|---|
|
Seri |
Fantech ATOM MIZU Series |
Mechanical keyboard gaming entry-level |
|
Varian |
ATOM63 MK874V2 |
Layout paling compact |
|
ATOM81 MK875V2 |
Layout lebih besar dengan tombol fungsi |
|
|
ATOM96 MK890V2 |
Layout hampir full-size dengan lebih banyak tombol |
|
|
Layout |
63 / 81 / 96 keys |
Pengguna bisa memilih ukuran sesuai kebutuhan |
|
Switch |
Mechanical |
Tersedia beberapa karakter switch |
|
Pilihan Switch |
Red, Brown, Blue |
Linear, tactile, dan clicky |
|
Hot-Swap |
Ya |
Mendukung switch 3-pin |
|
Socket |
3-pin |
Memungkinkan penggantian switch tanpa solder |
|
Anti-Ghosting |
100% |
Fantech mengklaim seluruh tombol mendukung anti-ghosting |
|
Key Rollover |
N-Key Rollover |
Memungkinkan banyak tombol ditekan secara bersamaan |
|
Backlight |
RGB |
Pencahayaan untuk gaming |
|
Mode Lighting |
17 mode |
Berbagai efek pencahayaan |
|
Koneksi |
Wired |
Menggunakan koneksi kabel |
|
Port |
USB-C |
Koneksi modern untuk keyboard kabel |
|
Fokus |
Gaming + mengetik |
Menawarkan fondasi mechanical keyboard dengan harga terjangkau |
|
Harga kisaran |
Rp600 ribuan |
– |
Cocok untuk:
- Pelajar.
- Mahasiswa.
- Gamer pemula.
- Pengguna dengan budget terbatas.
- Pengguna yang ingin mencoba hot-swap.
Kalau budget kamu sekitar Rp200 ribuan sampai Rp300 ribuan, ATOM MIZU menjadi salah satu seri yang menarik untuk diperiksa terlebih dahulu.

10. Fantech ATOM X63 MK611 dan ATOM X83 MK612, Pilihan Murah dengan Format Compact
Dua produk ini layak dibahas bersamaan karena berada dalam keluarga yang sama tetapi menawarkan ukuran berbeda.
ATOM X63 MK611 memiliki 63 tombol, sedangkan ATOM X83 MK612 memiliki 83 tombol. Keduanya menggunakan koneksi kabel USB-C dan menawarkan hot-swap 3-pin.
Berikut tabel Fantech ATOM X63 MK611 vs ATOM X83 MK612:
|
Aspek |
ATOM X63 MK611 | ATOM X83 MK612 |
|---|---|---|
|
Layout |
Compact |
Compact 83-key |
|
Jumlah tombol |
63 keys |
83 keys |
|
Koneksi |
Wired USB-C |
Wired USB-C |
|
Hot-Swap |
Ya |
Ya |
|
Socket |
3-pin |
3-pin |
|
RGB |
11 mode |
11 mode |
|
Anti-Ghosting |
Full-key |
Full-key |
|
Keycap |
ABS Double-Shot |
ABS Double-Shot |
|
Fokus utama |
Ruang meja & gaming |
Gaming + mengetik |
|
Bobot |
± 465 gram |
± 596 gram |
|
Harga kisaran |
Rp500 ribuan |
— |
|
Pilihan warna |
White, Blue |
White, Blue |
Perbedaan ukuran tersebut sebenarnya penting.
Kalau kamu sangat mengutamakan ruang mouse, X63 lebih masuk akal.
Kalau kamu masih ingin tombol lebih lengkap, X83 lebih praktis.
Dengan kata lain, jangan hanya melihat selisih harga. Pertimbangkan kebiasaan.
Apakah kamu sering menggunakan tombol arrow?
Apakah kamu membutuhkan function row?
Apakah kamu sering berpindah dari game ke pekerjaan?
Jawaban pertanyaan tersebut akan menentukan layout mana yang lebih cocok.
Untuk pengguna pemula, ATOM X63 juga bisa menjadi pintu masuk ke dunia mechanical keyboard tanpa membuat dompet langsung menangis.

Bagaimana Memilih Fantech Keyboard Terbaik Sesuai Kebutuhan?
Sepuluh keyboard di atas memiliki karakter berbeda. Karena itu, tidak ada satu model yang otomatis menjadi keyboard terbaik untuk semua orang.
Keyboard terbaik untuk gamer FPS belum tentu menjadi keyboard terbaik untuk akuntan.
Begitu juga sebaliknya. Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum membeli.
Perhatikan Layout Terlebih Dahulu
Layout adalah salah satu keputusan paling penting.
Keyboard 60% menghemat ruang, tetapi menghilangkan banyak tombol dedicated.
Keyboard 65% biasanya menawarkan kompromi yang lebih baik.
Keyboard 75% memberikan function row sekaligus mempertahankan desain compact.
TKL menghilangkan numpad tetapi tetap mempertahankan banyak fungsi keyboard standar.
Full-size mempertahankan hampir semuanya.
Jadi, jangan membeli keyboard 60% hanya karena terlihat keren.
Coba bayangkan kamu sedang mengetik spreadsheet.
Di mana numpad-nya?
Nah, itulah masalahnya.
Jangan Terjebak Angka Polling Rate
Polling rate 8K memang terdengar keren.
Namun bukan berarti keyboard 8K otomatis delapan kali lebih cepat terasa oleh manusia dibanding keyboard 1K.
Polling rate adalah bagian dari latency pipeline.
Untuk gaming kompetitif, latency memang penting. Tetapi kualitas switch, firmware, koneksi, game, CPU, display latency, dan kebiasaan pemain juga memiliki peran.
Karena itu, jadikan polling rate sebagai salah satu pertimbangan. Bukan satu-satunya.
Linear, Tactile, atau Clicky?
Switch linear biasanya terasa lebih halus karena tidak memiliki tactile bump yang jelas.
Switch tactile memberikan sensasi bump saat tombol ditekan.
Switch clicky memberikan feedback taktil sekaligus suara klik yang khas.
Untuk gaming, banyak pengguna menyukai linear karena gerakannya terasa mulus.
Untuk mengetik, tactile sering disukai karena feedback membantu jari mengetahui bahwa tombol sudah ditekan.
Clicky?
Ini sangat subjektif, ada yang jatuh cinta, ada juga yang langsung diminta tetangga untuk mengecilkan volume.
Hot-Swap Sangat Berguna untuk Jangka Panjang
Hot-swap memungkinkan switch diganti tanpa solder.
Ini memberikan fleksibilitas.
Kamu bisa mencoba switch berbeda. Jika satu switch bermasalah, penggantian juga lebih mudah.
Untuk pengguna yang baru masuk dunia mechanical keyboard, hot-swap juga membuat proses eksperimen jauh lebih menyenangkan.
Tidak perlu langsung membeli keyboard baru hanya karena ingin mencoba karakter switch berbeda.
PBT Keycap Bukan Sekadar Gaya
Keycap PBT umumnya lebih tahan terhadap kilap akibat penggunaan dibanding ABS standar.
Namun bukan berarti semua keycap PBT otomatis lebih bagus.
Profil keycap, tekstur, ketebalan, metode cetak legenda, dan kualitas produksi tetap berpengaruh.
Fantech menggunakan beberapa jenis keycap PBT pada model seperti MAXFIT70 dan MAXFIT81.
Untuk pengguna yang mengetik setiap hari, kualitas keycap layak diperhatikan.
Wireless atau Kabel?
Untuk gaming kompetitif, koneksi 2.4GHz modern bisa menjadi pilihan menarik karena dirancang untuk latency rendah.
Bluetooth lebih cocok untuk produktivitas dan perangkat yang mendukung koneksi tersebut.
Kabel tetap menjadi pilihan paling sederhana.
Tidak perlu memikirkan baterai, tidak perlu pairing, tinggal colok dan bermain.
Kalau kamu sering membawa keyboard dari meja kerja ke laptop, tri-mode jauh lebih praktis.
QMK/VIA: Penting atau Tidak?
Untuk pengguna biasa, mungkin tidak.
Untuk power user, sangat mungkin iya.
QMK/VIA memberikan kontrol yang lebih dalam terhadap konfigurasi keyboard. MAXFIT6 dan MAXFIT8 MK921 merupakan contoh Fantech yang menyasar pengguna yang menginginkan tingkat kustomisasi lebih tinggi.
Jadi jangan membayar fitur yang tidak akan digunakan.
Tetapi jangan juga mengabaikannya kalau kamu memang senang mengutak-atik keyboard.
Fantech Keyboard Terbaik untuk Mengetik: Jangan Abaikan Kenyamanan
Untuk mengetik, saya justru menyarankan agar kamu tidak hanya melihat spesifikasi gaming.
Perhatikan suara, perhatikan posisi tombol, perhatikan ukuran keyboard, perhatikan switch, dan yang sering dilupakan: posisi tangan.
Keyboard dengan polling rate tinggi tidak akan membuat pekerjaan menulis lebih nyaman jika posisi tanganmu selalu terasa pegal.
Untuk penulis, programmer, mahasiswa, dan pekerja kantoran, switch tactile atau linear yang sesuai preferensi dapat memberikan pengalaman jauh lebih menyenangkan.
Layout 75% seperti MAXFIT81 juga menarik karena masih mempertahankan banyak tombol yang berguna tanpa mengambil ruang sebanyak full-size.
Untuk pengguna yang menyukai gaya keyboard laptop, SUPER MAXFIT AIR lebih layak dilirik karena konsep low-profile-nya.
Sedangkan untuk pengguna yang banyak bekerja dengan angka, MAXFIT108 lebih logis karena memiliki numpad lengkap.
Jadi, jangan memilih keyboard berdasarkan label “gaming” saja.
Keyboard yang nyaman untuk mengetik juga bisa sangat bagus untuk gaming.
Dan keyboard gaming yang bagus juga seharusnya tetap menyenangkan ketika digunakan untuk bekerja.
Apakah Fantech Keyboard Cocok untuk Pengguna Pemula?
Jawabannya: cukup cocok.
Salah satu kelebihan lini Fantech adalah variasinya luas.
Pengguna pemula dengan budget terbatas dapat melihat seri ATOM.
Pengguna yang menginginkan wireless bisa naik ke MAXFIT61 Frost atau MAXFIT70.
Pengguna yang mulai tertarik kustomisasi dapat mempertimbangkan model hot-swappable.
Sedangkan enthusiast bisa melirik QMK/VIA atau magnetic switch.
Dengan begitu, kamu tidak harus langsung membeli keyboard kelas tinggi.
Mulai dari kebutuhan.
Kemudian upgrade ketika memang diperlukan.
Itu jauh lebih masuk akal daripada membeli keyboard mahal hanya karena melihat setup orang lain di media sosial.
Intinya, memilih Fantech Keyboard Terbaik: 10 Rekomendasi untuk Gaming dan Mengetik pada akhirnya bukan soal mencari model dengan spesifikasi paling tinggi.
Keyboard terbaik adalah keyboard yang paling sesuai dengan pola penggunaan.
Untuk gamer kompetitif, Fantech MK811 ATOM HE68 menarik karena magnetic switch dan polling rate hingga 8.000 Hz.
Untuk pengguna wireless yang mengutamakan fleksibilitas, MAXFIT8 MK921 dan MAXFIT70 MK911 menawarkan konektivitas yang jauh lebih praktis.
Untuk keseimbangan gaming dan produktivitas, MAXFIT81 VIBE EDITION MK910 memiliki kombinasi layout 75%, gasket mount, hot-swap, dan tri-mode yang menarik.
Untuk pekerjaan yang membutuhkan angka, MAXFIT108 MK855 lebih masuk akal berkat numpad.
Untuk setup minimalis, MAXFIT61 Frost Wireless menawarkan desain compact dan transparan.
Sementara itu, ATOM MIZU, ATOM X63, dan ATOM X83 menjadi pilihan yang lebih ramah budget bagi pengguna yang ingin masuk ke dunia mechanical keyboard.
Dan jika kamu termasuk power user yang senang mengatur setiap tombol sesuai workflow, MAXFIT6 QMK/VIA menawarkan ruang kustomisasi yang jauh lebih luas.
Yang perlu diingat, harga dan stok dapat berubah. Katalog resmi Fantech Indonesia sendiri menunjukkan puluhan pilihan keyboard dengan rentang harga hingga sekitar Rp2,5 juta, termasuk berbagai layout, switch, konektivitas, dan fitur.
Jadi, sebelum checkout, tanyakan tiga hal sederhana:
- Saya paling sering memakai keyboard untuk apa?
- Saya membutuhkan layout sebesar apa?
- Fitur mana yang benar-benar akan saya gunakan?
Kalau tiga pertanyaan itu sudah terjawab, memilih keyboard Fantech terbaik menjadi jauh lebih mudah.
Karena keyboard terbaik bukan yang paling ramai RGB-nya.
Keyboard terbaik adalah yang membuat tanganmu nyaman, permainanmu lebih terkendali, pekerjaanmu lebih cepat, dan meja kerjamu terasa seperti milikmu sendiri.
FAQ
1. Apa Fantech Keyboard Terbaik untuk gaming kompetitif?
Untuk gaming kompetitif, Fantech MK811 ATOM HE68 merupakan salah satu opsi paling menarik karena menggunakan magnetic switch dengan akurasi yang diklaim mencapai 0,01 mm dan polling rate hingga 8.000 Hz. Keyboard ini juga memiliki full-key anti-ghosting serta onboard memory.
Namun, spesifikasi tinggi bukan berarti semua pemain otomatis membutuhkan 8K polling. Jika kamu bermain game kompetitif secara serius dan memang mengejar latency rendah, fitur tersebut lebih relevan. Untuk gamer kasual, keyboard 1.000 Hz yang bagus sudah dapat memberikan pengalaman yang sangat baik.
2. Apakah Fantech MAXFIT70 cocok untuk gaming dan mengetik?
Ya. MAXFIT70 MK911 menggunakan layout 65% dengan 70 tombol, tri-mode connectivity, hot-swap, PBT double-shot keycaps, full-key anti-ghosting, dan polling rate 1.000 Hz.
Layout 65% juga memberikan ruang mouse lebih besar dibanding keyboard full-size. Karena itu, model ini cocok bagi gamer yang menggunakan sensitivitas mouse rendah tetapi tetap membutuhkan beberapa tombol tambahan dibanding layout 60%.
3. Apa kelebihan keyboard Fantech yang hot-swappable?
Hot-swappable memungkinkan switch diganti tanpa melakukan solder. Ini memberikan kebebasan untuk mencoba berbagai karakter switch.
Misalnya, kamu dapat mulai dengan linear. Setelah beberapa bulan, kamu ingin mencoba tactile. Pada keyboard hot-swap yang kompatibel, switch dapat diganti dengan lebih mudah.
Fitur ini juga berguna ketika satu switch mengalami masalah. Kamu tidak selalu harus mengganti seluruh keyboard.
4. Apakah keyboard 60% cocok untuk mengetik?
Bisa, tetapi tergantung kebiasaan.
Keyboard 60% sangat hemat ruang. Namun function row, arrow keys, dan beberapa tombol lain biasanya tidak tersedia sebagai tombol dedicated.
Bagi gamer atau pengguna yang terbiasa menggunakan shortcut, hal tersebut mungkin tidak masalah.
Namun bagi orang yang sering menggunakan arrow keys, F1-F12, atau shortcut tertentu, layout 65%, 75%, atau TKL mungkin lebih nyaman.
5. Mana yang lebih baik untuk mengetik: linear atau tactile?
Tidak ada jawaban mutlak.
Linear biasanya memberikan gerakan tombol yang halus tanpa tactile bump yang jelas. Tactile memberikan feedback ketika tombol melewati titik aktuasi.
Jika kamu suka gerakan tombol yang mulus, linear bisa menjadi pilihan.
Jika kamu ingin feedback ketika mengetik, tactile lebih menarik.
Yang paling penting adalah preferensi pribadi. Kalau memungkinkan, mencoba kedua jenis switch secara langsung adalah cara terbaik untuk menentukan pilihan.
6. Apakah Fantech MAXFIT81 MK910 cocok untuk kerja sekaligus gaming?
Sangat masuk akal untuk penggunaan hybrid. MAXFIT81 MK910 memiliki layout 75%, tri-mode connectivity, hot-swap, gasket mount, PBT keycaps, RGB, dan polling rate 1.000 Hz.
Layout 75% memberikan keseimbangan antara ukuran compact dan kelengkapan tombol. Ini membuatnya cocok untuk pengguna yang tidak ingin memilih antara keyboard gaming kecil dan keyboard produktivitas yang besar.
7. Apakah Fantech MAXFIT108 cocok untuk pekerjaan kantoran?
Ya, terutama jika pekerjaanmu banyak menggunakan angka.
MAXFIT108 memiliki 108 tombol, termasuk numpad dan empat tombol media. Fantech juga menyediakan rotary wheel untuk pengaturan volume atau pencahayaan. Keyboard tersebut juga mendukung hot-swap.
Untuk pekerjaan spreadsheet, administrasi, keuangan, atau input data, keberadaan numpad dapat menjadi keuntungan besar.
8. Apakah keyboard wireless Fantech aman digunakan untuk gaming?
Untuk gaming, koneksi 2.4GHz biasanya lebih relevan dibanding Bluetooth ketika prioritasnya adalah respons cepat. Beberapa model Fantech seperti MAXFIT70, MAXFIT81, MAXFIT61 Frost, dan MAXFIT8 MK921 menyediakan koneksi 2.4GHz sebagai bagian dari konfigurasi wireless mereka.
Jika sedang bermain game kompetitif, gunakan koneksi yang memang dirancang untuk performa rendah latensi. Bluetooth lebih cocok untuk fleksibilitas perangkat dan produktivitas.
9. Apakah QMK/VIA penting untuk pengguna biasa?
Tidak wajib.
QMK/VIA paling berguna untuk pengguna yang ingin mengatur ulang tombol, membuat layer, dan membangun workflow khusus.
Kalau kamu hanya ingin bermain game, mengetik, dan menggunakan shortcut standar, keyboard tanpa QMK/VIA tetap bisa sangat memuaskan.
Namun jika kamu adalah programmer, content creator, editor, atau enthusiast mechanical keyboard, QMK/VIA bisa menjadi fitur yang sangat berguna.
10. Berapa budget yang ideal untuk membeli Fantech Keyboard Terbaik?
Tidak ada angka yang berlaku untuk semua orang.
Untuk pemula, lini ATOM menawarkan opsi dengan harga yang relatif terjangkau. ATOM X63 MK611 tercantum sekitar Rp306.000, ATOM X83 MK612 sekitar Rp369.000, sedangkan ATOM MIZU Series pada halaman resmi yang ditemukan mulai sekitar Rp243.000 tergantung varian dan promo.
Jika budget naik ke sekitar Rp500 ribu–Rp1 juta, pilihan mulai jauh lebih beragam, termasuk keyboard wireless, hot-swap, dan model dengan fitur kustomisasi lebih tinggi.
Untuk enthusiast atau pengguna yang mengejar fitur khusus seperti magnetic switch dan polling rate tinggi, budget dapat meningkat lagi.











